My Medical World

November 6, 2009

ETIKA DAN REPRODUKSI MANUSIA

Filed under: Uncategorized — r4yna @ 2:21 am

Arti Reproduksi :

  • penggantian yang terus-menerus pada makhluk hidup
  • reproduksi tersebut dimulai dari kehidupan tingkat seluler seperti pada bakteri
  • tujuan keidupan bakteri (hasilkan 2 bekteri dan begitu seterunya) F. Jacoeb

Seksualitas

  • Makhluk non-seksual reproduksi terjadi dengan prinsip identitas
  • Makhluk dengan derajat lebih tinggi reproduksi terjadi secara seksual (prokreasi)
  • proses reproduksi secara seksual (seksualitas) memiliki beberapa pola dasar
  1. Pola dasar pertama:

adalah sifat hubungan yang memiliki nilai kualitas serta persatuan tubuh yang tidak hanya untuk tujuan tertentu

  1. Pola dasar kedua :

Adalah seksualitas bukan semata-mata untuk rekreasi

Persetjuan artinya izin atau perjanjian

  • Persetujuan tertulis adalah informed consent
  • Dalam hubungan dengan penelitian pada manusia”persetujuan” berarti si ilmuwan atau peneliti akan memberi objek penetilian mengenai:
  1. Penelitian yang akan dilaksanakan
  2. Manfaat yang akan diperoleh
  3. Nilai penelitian bagi masyarakat dan mengenai risikoy ang mungkin terjadi

Aspek-aspek yang perlu dicantumkan dalamsuatu informed consent

  1. Pengakuan dari objek penelitianbahwa dia secara sukarela bersedia berparisipasi dalam penelitan itu termasuk penelitian eksperimen
  2. Penjelasan tentang sebab  penelitian dilakukan
  3. Pernyataan tentang berapa lama  objek penelitian perlu berpartisipasi dalam penelitian
  4. Gambaran tentang apa yang diharapkan dari objek penelitian sebagai peserta sukare;a penelitian
  5. Gambaran mengenai risiko dan rasa tidak enak yang mugkin dialami objek bila berpartisipasi dalam penelitian
  6. Gambaran tentang untung dan rugi bagi objek bila berpartisipasi dalam studi ini
  7. Informasi mengenai pengobatan dan alternatifya yang akan diberikan kepada objek bla mengalami risiko dalam studi tersebut
  8. Gambaran terjaminnya biodata ari hasil pemeriksaan medis objek
  9. Penjelasan mengenai pengobatan medis dan ganti rugi yang diberikan kepada objek bila mengalami masalah yang berhubungan dengan studi
  10. Keterangan yang jelas sehingga calon objek penelitian dapat menanyakan tentang (sifat studi, hak objek sebagai peserta studi dan semua problem medis mungkin timbul dalam pelaksaan studi )
  11. Pengertian bahwa partisipasi dalam studi adalah sukarela, bahwa objek dapat memutuskan untuk meninggalkan studi tanpa dirugikan dan bahwa apabila dia berpartisipasi dalam studi, dia bebas berhenti sewaktu-waktu sebagai objek penelitian tanpa hukuman (penalti) apapun
  12. Jumlah objek penelitian/ penderita yang akan turut serta dalam studi  dan lokasi tempat studi yang akan dilaksanakan
  13. Pemberitahuan diberikan kepada objek bahwa mungkin akan terjadi problema yang akan membahayakan objek studi. Dalam studi-studi tertentu, misalnya dalam penelitian uji klinik, alat kontrasepsi baru dengan objek penelitian wanita dengan kemungkinan menjadi hamil
  14. Pemberitahuan bahwa risiko terhadap janin tidak diketahui bila objek menjadi hamil dalam waktu penelitian itu

ETIKA DALAM KELAINAN KEHAMILAN

Etika dalam pelayanan kehamilan:

  • Pelayanan obstetri bertujuan : Meningkatkan kesehatan dan keamanan ibu maupun janin serta melindungi mereka dari penyakit maupun trauma, selainmemperkecil efek kesakitan
  • Tugas tersebut tanggung jawab dokter/bidan/tenaga kesehatan yang menganiaya
  • Penolong berupaya dengan cara-cara yang dapat diterima oleh penderita dan keluarganya
  • Kehamilan dan persalinan yang merupakan proses fisiologis tidak berkembang menjadi patologis

10 tugas dokter yang penting:

  1. Menggali riwayat pasien sedalam-dalamnya
  2. Selalu melakukan pemeriksaan fisik pasien
  3. Manfaatkan alat bantu diagnostik yang ada
  4. Mencoba merumuskan masalahnya
  5. Merencanakan terapi
  6. Selalu membuat catatan medis yang rapi
  7. Manfaatkan sumber-sumber informasi yang ada di sekitar kita
  8. Mengikuti dan memelihara kesehatan pasien
  9. Harus rela menerima tanggung jawab sosial dan professional sebagai pimpinan dan sebagai dokter
  10. Senantiasa memelihara kemampuan professional

Pedoman pemeriksaan obstetri :

  1. Berusaha memberikan pelayanan pada pasien dan keluarga agar mereka merasa aman
  2. Harus menempatkan kepentingan pasien lebih tinggi daripada kepentingan dirinya sendiri
  3. Pemeriksaan hendaknya dilakukan di dalam ruangan yang dapat menjaga kerahasiaan pasien
  4. Selalu ditemani oleh seorang perawat yang bertindak sebagai saksi
  5. pemeriksaan dilakukan setelah memperkenalkan diri setelah menjelaskan status (kedudukan) pemeriksa

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: